Koropak.co.id – Indonesia merupakan negara yang majemuk karena memiliiki suku bangsa yang beragam dari Sabang sampai Merauke, hingga memiliki bahasa, budaya dan agama yang berbeda-beda di setiap daerahnya.
Meskipun memiliki beragam perbedaan, namun jarang sekali terjadi perpecahan antar masyarakat Indonesia sebagaimana semboyannya “Bhineka Tunggal Ika” yang memiliki arti “berbeda-beda tapi tetap satu jua”. Terbukti, dengan adanya semboyan itu masyarakat Indonesai bisa menerima perbedaan antar satu dengan yang lainnya.
Suku bangsa sendiri merupakan suatu golongan manusia yang mengidentifikasi dirinya dengan sesama berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama serta merujuk kepada ciri khas seperti budaya, bangsa, bahasa, agama dan perilaku.
Dilansir dari SuaraBogor.id, diketahui masing-masing suku bangsa di Indonesia sendiri memiliki adat istiadat dan kebudayaan khusus tersendiri yang menjadi identitasnya tersendiri. Kendati demikian, bukan berarti bahwa adanya berbagai suku bangsa dengan berbagai kebudayaan khusus itu harus dihilangkan dalam pembangunan.
Karena, identitas nasional dalam aspek suku bangsa adalah adanya suku bangsa yang majemuk dan beraneka ragam. Setidaknya terdapat lebih dari 300 suku bangsa di Indonesia yang masih ada hingga saat ini. Berikut 10 suku bangsa terbesar dan masih ada hingga saat ini yang bisa ditemui di Indonesia sebagaimana dihimpun Koropak, Jumat 17 Desember 2021:
1. Suku Jawa
Suku Jawa merupakan suku terbesar yang ada di Indonesia dan sebagian besar dari suku ini menggunakan Bahasa Jawa dalam bertutur kata sehari-harinya. Namun, masyarakat dari suku ini tidak hanya berada di Jawa saja, melainkan juga tersebar ke seluruh Indonesia dan myoritas masyarakat Jawa memeluk agama islam.
Diketahui, dahulu pada masa orde baru, sebagian masyarakat suku Jawa mengikuti program transmigrasi. Sebagai suku terbesar di Indonesia, suku Jawa memiliki peninggalan sejarah yang populer sampai bisa mendunia contohnya seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.
2. Suku Banjar
Suku Banjar merupakan penduduk asli yang mendiami sebagian besar wilayah provinsi Kalimantan selatan serta sebagian Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Suku Banjar sendiri berasal dari daerah Banjar yang merupakan pembaruan masyarakat beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) yaitu DAS Dahan, DAS Barito, DAS Martapura dan DAS Tabanio.
Suku Banjar juga mendasarkan kekerabatan mereka menurut garis keturunan ayah dan ibu atau bilateral. Akan tetapi di akui bahwa dalam hal-hal tertentu terutama dalam hal menyangkut masalah kematian dan perkawinan, yang menjadi wali asbahnya adalah garis keturunan dari pihak ayah.
3. Suku Madura
Suku Madura merupakan etnis dengan populasi besar di Indonesia dengan jumlahnya sekitar 20 juta jiwa. Mereka sendiri berasal dari pulau Madura dan pulau-pulau sekitarnya seperti Gili Raja, Sapudi, Raas dan Kangean. Selain itu, orang Madura juga banyak tinggal di bagian timur Jawa yang biasanya disebut dengan wilayah “tapal kuda” yakni dari Pasuruan sampai dengan Utara Banyuwangi.
Baca : Empat Faktor Penyebab Keanekaragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia
4. Suku Sunda
Suku Sunda merupakan suku yang tinggal di pulau Jawa dengan daerah cakupannya yang terdiri dari wilayah administrasi provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta dan Banyumasan atau wilayah barat Jawa Tengah. Wilayah cakupan tersebut itu juga dikenal dengan istilah Tatar Pasundan. Masyarakat suku Sunda biasanya memiliki sifat yang dikenal optimis, ramah, riang, sopan dan bersahaja.
5. Suku Batak
Suku Batak berasal dari Sumatera Utara dan termasuk salah satu suku terbesar di Indonesia. Suku Batak sendiri terbagi lagi menjadi lima jenis etnis, yakni etnis Batak Toba, Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing dan Batak Pakpak. Meskipun masih dalam satu suku, namun masing-masing etnis dari suku Batak memiliki bahasa yang berbeda-beda.
6. Suku Betawi
Tercatat, suku Betawi ternyata sudah ada sejak abad ke-17 di Jakarta atau yang dahulu bernama Batavia. Konon pada zaman dahulu, suku ini merupakan hasil perkawinan darah campuran dari berbagai suku yang didatangkan Belanda ke Batavia. Sama halnya seperti suku bangsa di Indonesia lainnya, Suku Betawi juga memiliki kesenian yang terkenal seperti Lenong, Gambang Kromong, Keroncong dan Tanjidor.
7. Suku Minangkabau
Suku ini berasal dari wilayah Sumatera Barat yang masyarakatnya masih termasuk ke dalam bagian masyarakat Deutro Melayu yang bermigrasi dari daratan Cina Selatan ke Pulau Sumatera. Hal ini dapat dilihat dari pakaian adatnya yang memiliki ciri khas seperti pakaian Cina. Selain itu, masyarakat suku ini juga memiliki kepiawaian dalam berdagang.
8. Suku Bali
Suku Bali merupakan salah satu suku yang terkenal di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. Suku ini memiliki kebudayaan yang unik dan masih bisa dijumpai hingga saat ini. Adat istiadat suku Bali juga masih sangat kental, sehingga jika berkunjung ke Bali, maka wisatawan akan dengan mudah menemukan kebudayaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakatnya.
9. Suku Makassar
Suku Makassar dikenal juga sebagai etnis melayu yang berada di kawasan pesisir selatan pulau Sulawesi. Orang Makassar sendiri sering kali menyebutnya dengan kata Mangkasara yang berarti bahwa mereka memiliki sifat yang terbuka.
10. Suku Sasak
Suku Sasak merupakan suku yang berada di kawasan Nusa Tenggara Barat dan terkenal dengan nama yang berasal dari kata sak-sak yang memiliki arti sampan. Sementara dalam tradisi lisan yang terdapat di masyarakat, mereka pada umumnya percaya bahwa kata sasak berasal dari kata sa’saq yang memiliki arti satu.
Sedangkan kata Lombok berasal dari kata yang sama yakni Lombok yang memiliki arti lurus. Oleh karena itulah jika digabung maka kata tersebut akan mengandung arti sesuatu yang lurus.*
Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini











