Koropak.co.id – Tanggal 12 Juli diperingati sebagai Hari Koperasi Nasional, menandai tonggak penting dalam sejarah gerakan koperasi di Indonesia. Di Kota Tasikmalaya, peristiwa bersejarah ini terukir dalam Kongres Koperasi pertama yang diselenggarakan pada tahun 1947.
Dalam rangka memperingati momen ini, didirikanlah sebuah tugu koperasi di Jalan Moch Hatta, yang hingga kini tetap berdiri, meskipun beberapa bagiannya menunjukkan tanda-tanda kekusaman akibat kurangnya perawatan.
Tugu koperasi tersebut terletak di lokasi yang kini menjadi kantor Pusat Koperasi Kabupaten Tasikmalaya (PKKT), yang pada masa lalu adalah tempat diadakannya kongres tersebut.
Beberapa bagian dari bangunan tua yang mengelilinginya kini berfungsi sebagai pabrik tekstil, menambah dimensi sejarah dan perkembangan ekonomi kawasan ini.
Kongres Koperasi pertama dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Moch Hatta, dan menghasilkan keputusan yang monumental, yang diabadikan di tugu tersebut.
Baca: Sejarah dan Peringatan Hari Koperasi Indonesia ke-77
Di antara hasil kongres, dibentuklah Sentral Organisasi Koperasi Republik Indonesia (Sokri), yang berkedudukan di Tasikmalaya, dengan asas gotong royong sebagai landasan koperasi Indonesia. Peraturan dasar Sokri pun ditetapkan, serta pengurus presidium yang dipimpin oleh Niti Soemantri.
Dokumen penting ini juga menegaskan bahwa kemakmuran rakyat harus dilaksanakan sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945, dengan koperasi rakyat sebagai pelaksananya.
Selain itu, dibentuklah rencana untuk mendirikan bank koperasi sentral, dan diputuskan pula bahwa koperasi rakyat desa harus melibatkan usaha dalam bidang kredit, konsumsi, dan produksi.
Melalui kongres ini, semangat pendidikan koperasi diperkuat dan diperluas di kalangan masyarakat, menandai langkah awal yang signifikan dalam pengembangan koperasi di Indonesia.
Baca juga: Sejarah Hari Ini, Monumen Nasional Pertama Kalinya Dibuka untuk Umum











