KOROPAK.CO.ID – Lahir pada 8 September 1989, Angga Raka Prabowo tumbuh menjadi salah satu tokoh muda yang diperhitungkan dalam lanskap politik dan komunikasi digital Indonesia.
Sosok yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sejak 19 Agustus 2024 ini dikenal lewat rekam jejaknya yang konsisten di bidang komunikasi politik, teknologi, hingga media massa.
Pendidikan formal Angga dimulai dari Universitas Jayabaya, tempat ia menyelesaikan studi S1 Hubungan Internasional pada tahun 2011. Sejak awal, ia menunjukkan minat dan keahlian dalam bidang komunikasi strategis, sebuah fondasi penting yang kelak membentuk arah kariernya di ranah politik dan pemerintahan.
Sebelum masuk ke lingkaran pemerintahan, Angga dikenal luas melalui perannya dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu Presiden 2024.
Sebagai Ketua Bidang Komunikasi sekaligus Direktur Media Kampanye, Angga memainkan peran sentral dalam membangun citra dan strategi komunikasi pasangan calon yang kemudian berhasil memenangkan kontestasi politik nasional tersebut.
Baca: Jejak Politik Wamendag Termuda, Dyah Roro Esti di Kabinet Prabowo-Gibran
Dalam tubuh Partai Gerindra, partai yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Angga dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Wakil Sekretaris Jenderal dan Ketua Badan Komunikasi.
Jauh sebelum itu, pada tahun 2019, ia sempat menjabat sebagai Kepala Departemen Sosial Media, tugas yang mengharuskannya memahami lanskap digital secara mendalam dan responsif terhadap dinamika politik saat itu.
Pengalamannya juga mencakup dunia media dan industri strategis. Pada 2018, ia menjabat sebagai CEO Tabloid Independent Observer, sementara pada 2021, ia diangkat sebagai Komisaris PT Teknologi Militer Indonesia, memperluas kiprahnya dalam sektor teknologi nasional.
Dedikasinya dalam berbagai bidang ini tidak luput dari apresiasi publik. Pada 6 Februari 2025, Angga menerima penghargaan Fortune Indonesia 40 Under 40, yang menobatkannya sebagai salah satu dari 40 tokoh muda paling berpengaruh di Indonesia.
Penghargaan ini menegaskan kontribusinya dalam memperkuat ekosistem komunikasi dan digitalisasi Indonesia, sekaligus menjadi penanda bahwa generasi muda pun dapat menjadi motor penggerak dalam pemerintahan yang inklusif dan modern.











