KOROPAK.CO.ID – TASIKMALAYA – Seiring meningkatnya keresahan masyarakat akibat dampak tambang yang merusak kawasan kaki Gunung Galunggung, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyatakan dukungan tegas terhadap langkah Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), dalam menata ulang aktivitas pertambangan yang dinilai tak sesuai aturan.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen, pada Selasa (3/6/2025).
Dalam keterangannya, Zen menyebut langkah Gubernur merupakan jawaban atas kekhawatiran masyarakat selama ini. “Ini menjadi jawaban keresahan masyarakat. Kami mendukung sepenuhnya kebijakan Pak Gubernur,” ungkapnya.
Meski pengawasan tambang menjadi ranah Pemerintah Provinsi, Zen menegaskan bahwa Pemkab Tasikmalaya tetap mengambil peran aktif, terutama melalui edukasi dan sosialisasi di tingkat masyarakat.
Ia menilai pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam menciptakan kesadaran kolektif. “Kalau ditertibkan tanpa pemahaman, masyarakat bisa salah paham,” tambahnya.
Baca: Pemkab Tasikmalaya Dorong Pembangunan Exit Tol untuk Majukan Ekonomi
Dukungan terhadap kebijakan ini juga digaungkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat. Dalam pernyataannya, ia menyoroti pentingnya penegakan aturan terhadap aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan warga. “Selama melanggar aturan, tentu harus dihentikan,” tegasnya.
Saat ini, proses pengawasan dan evaluasi terhadap aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Galunggung tengah berlangsung. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memulai langkah evaluatif terhadap izin-izin tambang yang diduga bermasalah.
Langkah ini menandai babak baru dalam sejarah tata kelola sumber daya alam di Tasikmalaya, di mana kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan berusaha diselaraskan.
Kolaborasi antara pemerintah kabupaten, DPRD, dan pemerintah provinsi membuka harapan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan bagi kawasan Galunggung—gunung bersejarah yang menyimpan nilai ekologi sekaligus menjadi tumpuan mata pencaharian banyak warga.











