Actadiurna

Perjalanan Asep Supriatna Bangun Usaha Jangkrik di Tasikmalaya

×

Perjalanan Asep Supriatna Bangun Usaha Jangkrik di Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Perjalanan Asep Supriatna Sukses Bangun Usaha Jangkrik di Tasikmalaya

KOROPAK.CO.ID – TASIKMALAYA – Tahun 2023 menjadi tonggak awal sebuah perjalanan usaha kecil yang kini menjelma menjadi simbol ketekunan dan potensi ekonomi lokal di Tasikmalaya.

Asep Supriatna, seorang pria berusia 47 tahun, memulai usaha budidaya jangkrik dengan nama “Berkah Mandiri”, hanya berbekal empat kotak kandang berukuran 1,2 x 2,4 meter dan modal yang sangat terbatas.

Langkah awal tersebut mungkin sederhana, namun menjadi titik balik penting dalam sejarah budidaya jangkrik di wilayah tersebut. Dalam waktu kurang dari dua tahun, usaha yang dirintis Asep mengalami lonjakan pertumbuhan signifikan.

Hingga pertengahan 2025, jumlah kandang jangkrik yang ia kelola meningkat menjadi 28 unit, bukti nyata keberhasilan model usaha berbasis ketekunan dan kebutuhan pasar yang terus tumbuh.

“Kami melihat permintaan jangkrik meningkat tajam. Ini menjadi bukti bahwa budidaya jangkrik bisa menjadi pilar ekonomi yang kuat,” ujar Asep dalam wawancara di kediamannya.

Baca: Pembudidaya KJA di Saguling Mulai beralih usaha ke Kolam Darat

Kesuksesan yang dicapai Asep tidak datang tanpa tantangan. Ia menilai, untuk mengembangkan potensi ini secara berkelanjutan, diperlukan dukungan dari pemerintah, khususnya dalam bentuk pelatihan teknis, akses pembiayaan, dan promosi produk unggulan daerah.

Harapan ini ia sampaikan dengan tekad agar usaha jangkrik di Tasikmalaya tidak hanya menjadi sumber penghidupan pribadi, tetapi juga kontribusi besar bagi perekonomian lokal. “Dengan adanya dukungan pemerintah, kami yakin budidaya jangkrik bisa menjadi kekuatan ekonomi baru Tasikmalaya,” imbuhnya.

Kisah Asep menjadi potret inspiratif dalam sejarah kewirausahaan pedesaan di Jawa Barat. Usahanya selaras dengan arah kebijakan pemerintah yang berupaya memberdayakan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, budidaya jangkrik di Tasikmalaya kini bukan lagi sekadar usaha sampingan. Ia telah bertransformasi menjadi gerakan ekonomi berbasis komunitas yang jika dikelola dengan baik, akan menjadi penggerak baru dalam pertumbuhan ekonomi mikro di wilayah Priangan Timur.

Perjalanan Asep Supriatna tidak hanya mencerminkan keberhasilan pribadi, tetapi juga mencatatkan namanya dalam sejarah kecil pembangunan ekonomi rakyat dari empat kandang jangkrik menuju harapan besar untuk kesejahteraan bersama.

error: Content is protected !!