KOROPAK.CO.ID – SOLO – Pada Minggu, 22 Juni 2025, sebuah pot anggrek ungu berhiaskan pita emas tersemat di depan kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Sumber, Banjarsari, Solo.
Bunga itu bukan sembarang bunga. Ia dikirim langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat ini, Prabowo Subianto, sebagai ucapan selamat ulang tahun ke-64 kepada Jokowi.
Momen simbolik ini menjadi potret hangat hubungan dua tokoh bangsa yang sempat menjadi rival politik dalam dua pemilu, namun kemudian berjalan berdampingan dalam satu barisan pemerintahan.
Ucapan Prabowo melalui anggrek, bunga yang sarat makna kesetiaan dan penghormatan diterima langsung oleh ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.
“Bunga anggrek yang dikirim Pak Presiden Prabowo Subianto berwarna ungu,” ujar Syarif.
Baca: Makna Ageman Songkok Singkepan Ageng, Pakaian Adat yang dikenakan Jokowi Saat HUT ke-78 RI
Ia menambahkan, ucapan serupa juga datang dari sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Kapolri, Panglima TNI, Menko Polhukam, hingga para relawan dan masyarakat.
Secara keseluruhan, tercatat 101 karangan bunga memenuhi halaman rumah Jokowi. Warna ungu dan putih mendominasi, mencerminkan kesederhanaan dan penghormatan dalam tradisi perayaan ulang tahun yang digelar secara terbuka dan merakyat.
Sehari sebelumnya, Sabtu (21/6), Jokowi bersama Ibu Negara Iriana menyambut warga yang datang membawa tumpeng, kue, dan doa. Di bawah langit Solo yang teduh, warga dari berbagai kalangan duduk di tikar bersama relawan, menyanyikan lagu ulang tahun, dan mendoakan kesehatan mantan wali kota Solo tersebut.
Di antara doa dan nasi tumpeng, terselip simbol persatuan dalam keberagaman, sekaligus kesinambungan kepemimpinan.
Bunga anggrek dari Presiden Prabowo bukan hanya ucapan selamat, tetapi juga cermin sejarah hubungan dua presiden yang berakar dari dinamika politik Indonesia pascareformasi dari kontestasi menuju kolaborasi.











