Memoar

Dikha, Si Bocah “Aura Farming” dari Kuansing yang Mendunia

×

Dikha, Si Bocah “Aura Farming” dari Kuansing yang Mendunia

Sebarkan artikel ini
Dikha, Si Bocah Aura Farming dari Kuansing yang Mendunia
Doc. Foto: X

KOROPAK.CO.ID – KUANTAN SINGINGI – Tarian seorang bocah di ujung perahu panjang kini menjelma sebagai simbol budaya baru yang menyebar bak gelombang global. Ia tidak hanya memicu tren, tapi juga membalikkan arah perhatian dunia pada sebuah tradisi lokal: Pacu Jalur.

Namanya Rayyan Arkan Dikha, 11 tahun. Dari desa kecil di Riau, ia kini disebut “The Reaper” oleh netizen mancanegara. Dalam sebuah video yang viral sejak akhir Juni, Dikha berdiri di haluan perahu pacu, mengenakan Teluk Belanga lengkap, lengan digerakkan anggun tanpa ekspresi.

Lengannya memutar, satu tangan menyapu udara, semuanya ritmis, tenang, penuh karisma. Gerakan yang kemudian disebut publik digital sebagai aura farming.

Tariannya bukan sekadar penggugah semangat lomba. Ia adalah perwujudan jati diri yang kini menari di layar para atlet dunia, Travis Kelce dari NFL, pembalap F1 Alex Albon, hingga klub Paris Saint-Germain telah menirunya di TikTok. “Auranya sampai ke Paris,” begitu tulis PSG di akun mereka, 1 Juli lalu.

Dari Haluan Perahu ke Timeline Global

“Ini tercipta spontan,” ujar Dikha kepada BBC Indonesia. Tapi gerakan spontan itu kini beresonansi sebagai simbol kepercayaan diri anak desa. Video-videonya telah ditonton jutaan kali.

Di posisi Togak Luan, penari ujung perahu dalam tradisi Pacu Jalur, Dikha menyeimbangkan tubuh, memberi semangat, sekaligus memikat perhatian dunia.

Baca: Mengenal Santa Sakramenta, Aktivis Cilik Bandung yang Bersuara Lewat Lagu

“Menari di ujung perahu itu tidak mudah,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Rabu (9/7). “Mungkin itu sebabnya anak-anak dipilih, mereka lebih lentur, lebih lincah menjaga keseimbangan,” katanya.

Ibunya, Rani Ridawati, menyebut anaknya seorang perenang andal, tapi tetap tak luput dari rasa cemas. “Saya khawatir dia bisa jatuh dan kena dayung,” katanya. Meski demikian, tim penyelamat selalu siap.

Duta Pariwisata Riau

Minggu lalu, Gubernur Riau menetapkan Dikha sebagai duta pariwisata provinsi. Pekan ini, ia bersama sang ibu diundang ke Jakarta untuk bertemu para menteri, tampil di televisi nasional, dan merayakan popularitas tak terduga yang dibawanya.

Ketika ditanya soal mimpinya, Dikha tak menyebut ingin jadi selebritas. “Saya mau jadi polisi,” ucapnya polos.

Tapi ia tak lupa memberi tips kepada para pengikutnya di seluruh dunia. “Tetap sehat, teman-teman, agar kalian bisa seperti saya,” ucapnya.

error: Content is protected !!