KOROPAK.CO.ID – TASIKMALAYA – Jalan kampung di RW 8 Cibahong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, berubah menjadi lorong merah putih yang memanjang megah. Ribuan helai kain merah putih membentang di atas jalan, menciptakan terowongan raksasa sepanjang 250 meter.
Tradisi ini sudah berlangsung sejak 2020 dan kini menjadi agenda tahunan warga untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Ketua RW 8 Cibahong, Aang Nurdiansyah, menyebut lorong ini tak hanya menumbuhkan semangat nasionalisme, tapi juga menarik pengunjung ke kampung mereka.
“Ini inovasi tahunan yang jadi daya tarik desa kami,” ujar Aang sebagaimana dilansir dari laman detikcom, Kamis, 7 Agustus 2025.
Ketua RT 19 Cibahong, Sarif Hidayat, mengatakan tahun ini lorong merah putih tampil berbeda. Selain kain bendera yang dipasang bervariasi, dari deret pendek hingga bentangan panjang, warga menambahkan ornamen gapura bergaya Sunda, lampu hias dari aseupan, lambang Garuda, serta siluet proklamator hingga Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat.
Baca: Bendera Merah Putih Raksasa Membentang di Museum Sumpah Pemuda
Persiapan dilakukan sejak awal Juli dengan sistem gotong royong. Biaya pembuatan mencapai Rp 20 juta, seluruhnya swadaya masyarakat dan pengusaha setempat. “Tahun lalu habis Rp 15 juta, sekarang membengkak karena ornamen tambah banyak,” kata Sarif.
Setiap hari ribuan orang datang untuk berfoto di lorong merah putih ini. Foto-foto yang tersebar di media sosial membuat kawasan ini kian populer.
“Saya lihat di medsos makin bagus. Main ke sini buat foto-foto,” kata Yudi, pengunjung asal Tasikmalaya.
Lorong Merah Putih Cibahong pun kini tak sekadar hiasan kemerdekaan, tapi juga ikon wisata dadakan yang menghubungkan semangat nasionalisme dengan kreativitas warga desa.











