Actadiurna

Respons Bupati Tasik soal Dugaan Upeti Proyek Kurban

×

Respons Bupati Tasik soal Dugaan Upeti Proyek Kurban

Sebarkan artikel ini
Respons Bupati Tasik soal Dugaan Upeti Proyek Kurban

KOROPAK.CO.ID – TASIKMALAYA – Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, membantah keterlibatannya dalam proses pengadaan hewan kurban Idul Adha 1446 H yang kini tengah disorot karena dugaan pemerasan.

Bupati Cecep menegaskan bahwa proses pengadaan tersebut telah rampung jauh sebelum dirinya resmi menjabat sebagai bupati.

“Saya dilantik pada 4 Juni 2025 di Gedung Pakuan, Bandung. Sedangkan Idul Adha jatuh pada 6 Juni. Artinya, pengadaan hewan kurban sudah dilaksanakan jauh sebelum saya dilantik,” ujar Cecep kepada wartawan, Selasa (12/8).

Menurut Cecep, sehari setelah pelantikannya, ia baru menerima laporan lengkap dari Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) tentang pengadaan hewan kurban, termasuk daftar penerima.

Dari laporan tersebut, Cecep mengajukan usulan agar penyaluran hewan kurban dapat didistribusikan secara lebih merata tanpa menambah jumlah hewan.

Baca: Bupati Tasikmalaya Dilaporkan Atas Dugaan Pemerasan Proyek Kurban

“Misalnya, dari satu lokasi yang awalnya ditetapkan menerima dua ekor, satu ekor bisa dialihkan ke lokasi baru agar penerimaannya lebih merata,” katanya.

Cecep menegaskan bahwa usulannya semata-mata soal redistribusi, bukan penambahan pengadaan hewan. Kabag Kesra pun berjanji akan meneruskan usulan tersebut kepada pihak pemenang tender.

Terkait adanya pengaduan ke Polres Tasikmalaya atas dugaan pemerasan dalam proyek ini, Cecep menyatakan sikap terbuka dan menghormati proses hukum yang berjalan.

“Sebagai warga negara yang baik, kita tentu menghormati proses hukum,” tegasnya.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian setempat.

error: Content is protected !!