Actadiurna

Kala Aksi Demonstrasi Indonesia Jadi Sorotan Dunia

×

Kala Aksi Demonstrasi Indonesia Jadi Sorotan Dunia

Sebarkan artikel ini
Kala Aksi Demonstrasi Indonesia Jadi Sorotan Dunia
Doc. Foto: BBC

KOROPAK.CO.ID – JAKARTA – Gelombang demonstrasi yang meluas di berbagai kota di Indonesia tak hanya menjadi perhatian dalam negeri. Sejumlah media asing ikut menyoroti perkembangan situasi, mulai dari keputusan politik Presiden Prabowo Subianto hingga bentrokan berdarah di jalanan.

Associated Press (AP) menurunkan laporan berjudul Indonesian Leader Pledges to Revoke Lawmakers’ Perks After Protests Leave 6 Dead.

Kantor berita asal New York itu menyoroti langkah Presiden Prabowo yang berjanji mencabut fasilitas dan hak istimewa anggota parlemen, termasuk tunjangan perumahan Rp50 juta. Langkah ini disebut sebagai upaya meredakan kemarahan publik usai aksi unjuk rasa nasional menewaskan enam orang.

“Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Minggu berjanji untuk mencabut fasilitas dan hak istimewa anggota parlemen dalam upaya meredakan kemarahan publik,” tulis AP.

Media itu juga mencatat pembatalan kunjungan penting Prabowo ke Beijing serta pertemuannya dengan 16 tokoh agama dan delapan pimpinan partai politik, termasuk Megawati Sukarnoputri, Ketua Umum PDIP yang kini menjadi oposisi formal di parlemen.

AP menambahkan, kematian Affan Kurniawan, 21 tahun, seorang pengemudi ojek daring, menjadi pemicu eskalasi aksi. Sebuah video di media sosial yang memperlihatkan detik-detik kematiannya dalam demonstrasi di Jakarta memicu gelombang kemarahan.

Baca: Tragedi Affan Kurniawan Sulut Ledakan Aksi Demonstrasi di Berbagai Daerah

Dari London, The Guardian melaporkan peristiwa pembakaran gedung-gedung DPRD di sejumlah daerah. Artikel bertajuk Fire Kills Three People in Indonesia After Protesters Torch Council Buildings mencatat insiden fatal di Nusa Tenggara Barat, Pekalongan, dan Cirebon.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan presiden telah memerintahkan aparat untuk menindak tegas para pengunjuk rasa yang melanggar hukum,” tulis media itu.

Sementara itu, Al Jazeera menyoroti dampak sosial-ekonomi dari demonstrasi. Media berbasis di Doha itu mencatat partisipasi mahasiswa dan pengemudi ojek daring dalam aksi massa di Bali dan Surabaya. Di saat bersamaan, platform media sosial TikTok mengumumkan penghentian sementara layanan siaran langsungnya di Indonesia.

“Ratusan mahasiswa di Surabaya juga berunjuk rasa di luar Mabes Polri Jawa Timur, sementara TikTok menangguhkan fitur live selama beberapa hari,” lapor Al Jazeera.

Gelombang pemberitaan media internasional ini memperlihatkan bahwa demonstrasi di Indonesia kini menjadi sorotan dunia, dengan fokus yang beragam mulai dari kebijakan politik, tragedi kemanusiaan, hingga pembatasan teknologi digital.

error: Content is protected !!