Tasikmalaya – GOR Sukapura yang sejak lama digadang sebagai ikon olahraga Kota Tasikmalaya, kini kondisinya kian memprihatinkan. Hujan deras yang mengguyur Selasa malam (9/9/2025) memaksa laga pembuka KONI Basketball Championship tertunda selama satu jam lantaran atap bocor.
Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Bahkan, kala masih dijabat Pj Wali Kota Cheka Virgowansyah, kondisi bocor tersebut sudah pernah disaksikan langsung saat pembukaan sebuah event olahraga. Namun hingga kini, meski kepala daerah telah berganti, perbaikan menyeluruh tak kunjung dilakukan.
Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherlan, S.Pd., tak menutup keresahannya. Usai membuka kejuaraan basket tersebut, ia menegaskan pemerintah harus segera memberi perhatian serius.
“Beberapa event di GOR Sukapura kalau hujan, pasti ada kebocoran. Panitia memang sempat melakukan perbaikan, tapi hujan lebat selalu membuat atap kembali lepas,” kata Anton.
Baca: Menyongsong Era Baru, Kepengurusan KONI Kota Tasikmalaya 2025-2029 Resmi Dikukuhkan
Ia menambahkan, kali ini pertandingan hanya tertunda satu jam. Namun dalam beberapa event sebelumnya, jadwal pertandingan terpaksa di-reschedule akibat derasnya kebocoran.
Anton menegaskan, GOR Sukapura adalah satu-satunya venue dengan kapasitas besar yang dimiliki Tasikmalaya. Lokasi ini bukan hanya punya tribun dan area parkir luas, tapi juga menjadi kebanggaan masyarakat sebagai ikon olahraga indoor.
“Kita tidak punya lagi tempat sebesar ini. Harapannya pemerintah bisa melihat langsung kondisi nyata GOR Sukapura,” tegasnya.
Desakan insan olahraga agar Pemkot Tasikmalaya turun tangan memperbaiki fasilitas ini semakin kuat. Sebab tanpa perbaikan, ikon olahraga kebanggaan warga Tasikmalaya itu bisa perlahan kehilangan wibawa.
Baca: Pelantikan KONI Tasikmalaya 2024-2028, Semangat Baru untuk Olahraga Jawa Barat











