Actadiurna

Keju Mozzarella, Si Lumer Gurih Italia yang Kaya Manfaat untuk Tubuh

×

Keju Mozzarella, Si Lumer Gurih Italia yang Kaya Manfaat untuk Tubuh

Sebarkan artikel ini
Keju Mozzarella, Si Lumer Gurih Italia yang Kaya Manfaat untuk Tubuh
Doc. Foto: Ilustrasi/Serayu News

KOROPAK.CO.ID – Keju mozzarella dikenal dengan teksturnya yang lembut, mudah meleleh, dan rasa gurih khas yang membuatnya jadi favorit di berbagai hidangan. Di balik kelezatannya, keju asal Italia ini menyimpan banyak nutrisi bermanfaat, meski tetap perlu dikonsumsi dengan bijak agar tidak menambah asupan lemak dan garam berlebih.

Keju mozzarella sering digunakan sebagai pelengkap pizza, sandwich, dan salad. Di Indonesia, keju ini umumnya dibuat dari susu sapi yang difermentasi.

Tekstur mozzarella yang kenyal berasal dari proses khusus bernama pasta filata, yakni pemanasan dan penarikan adonan hingga membentuk serat halus. Proses ini pula yang membuat mozzarella berbeda dari cheddar atau parmesan yang lebih padat dan kering.

Kandungan Gizi dan Manfaat Mozzarella

Mozzarella kaya protein, kalsium, fosfor, vitamin B12, dan bakteri baik yang berperan sebagai probiotik. Kombinasi ini menjadikan keju tersebut bukan hanya lezat, tapi juga bergizi jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Beberapa manfaat yang tercatat antara lain menjaga kesehatan tulang dan gigi berkat kandungan kalsium dan fosfor; membantu pembentukan jaringan tubuh melalui asupan protein; serta menjaga fungsi saraf dan otak karena vitamin B12.

Mozzarella segar juga mengandung Lactobacillus casei dan Lactobacillus fermentum yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memperlancar pencernaan.

Selain itu, dibandingkan cheddar, mozzarella memiliki kadar lemak dan kalori yang lebih rendah sehingga bisa membantu mengendalikan berat badan dan kadar kolesterol.

Konsumsi Berlebihan Bisa Berdampak Buruk

Meski menyehatkan, konsumsi mozzarella secara berlebihan tetap tidak disarankan. Beberapa produk kemasan mengandung garam lebih tinggi untuk menambah cita rasa dan daya tahan. Kandungan natrium dan lemak jenuh yang tinggi berpotensi memicu tekanan darah dan kolesterol jika dikonsumsi tanpa batas.

Bagi penderita alergi protein susu sapi atau intoleransi laktosa, mozzarella juga bisa menimbulkan reaksi alergi atau gangguan pencernaan.

Tips Mengonsumsi Mozzarella secara Aman

Agar keju mozzarella tetap menjadi bagian dari pola makan sehat, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan:

– Batasi konsumsi sekitar 30–50 gram per porsi dan jadikan pelengkap, bukan makanan utama.
– Pilih mozzarella segar tanpa bahan pengawet dan pewarna tambahan.
– Simpan di lemari pendingin agar tetap segar dan aman dikonsumsi.
– Padukan dengan makanan berserat seperti sayur, buah, atau roti gandum.
– Perhatikan label gizi, terutama kadar natrium.

Dengan konsumsi bijak dan pengolahan tepat, keju mozzarella bisa menjadi pilihan sehat untuk mendukung gaya hidup seimbang. Namun bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi.

error: Content is protected !!