Actadiurna

Dugaan Tindak Asusila Anak di Purwaharja, Pengusaha Rental Mobil Diamankan Polisi

×

Dugaan Tindak Asusila Anak di Purwaharja, Pengusaha Rental Mobil Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Dugaan Tindak Asusila Anak di Purwaharja, Pengusaha Rental Mobil Diamankan Polisi
Doc. Foto: Ilustrasi/Kabar Center

KOROPAK.CO.ID – BANJAR – Warga Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, digegerkan oleh dugaan tindak asusila terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan seorang pengusaha rental mobil, Rabu malam (17/12/2025).

Terduga pelaku berinisial H nyaris menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Kasus ini mencuat setelah warga mulai menaruh kecurigaan terhadap perilaku terduga pelaku yang kerap mengajak anak-anak keluar dari lingkungan tempat tinggalnya. Modus yang digunakan terbilang sederhana, yakni dengan memberikan uang jajan dalam jumlah kecil agar anak-anak mau mengikuti ajakannya.

Ketua RT setempat sekaligus orang tua salah satu korban, Fajar Firdaus, mengatakan bahwa pada awalnya tidak ada tanda-tanda mencurigakan.

Aktivitas di lingkungan berjalan normal dan terduga pelaku dikenal ramah oleh warga sekitar. “Lingkungannya biasa saja, warga sering berkumpul, anak-anak juga bermain seperti biasa,” ujar Fajar, Rabu (17/12/2025).

Kecurigaan mulai muncul ketika terduga pelaku semakin sering mengajak anak-anak bepergian ke luar wilayah, bahkan hingga ke daerah Dobo, menggunakan sepeda motor.

Tindakan tersebut sempat dianggap wajar karena disertai pemberian uang jajan. “Awalnya saya pikir biasa saja. Dia sering memberi uang Rp2.000 sampai Rp3.000, anak-anak senang, jadi terlihat normal,” kata Fajar.

Pemberian uang itu dilakukan berulang kali hingga menjadi kebiasaan. Anak-anak pun mulai terbiasa mengikuti ajakan terduga pelaku tanpa rasa curiga, sementara orang tua belum menyadari potensi ancaman.

Kecurigaan warga semakin menguat setelah salah satu anak diketahui mengalami luka fisik. Berdasarkan penelusuran sementara, terdapat beberapa anak yang diduga menjadi korban dengan rentang usia mulai dari balita hingga anak sekolah dasar. “Untuk sementara ada beberapa anak, tetapi satu anak yang sudah terlihat lukanya,” ungkap Fajar.

Seluruh korban diketahui merupakan anak-anak yang tinggal di lingkungan sekitar. Hal tersebut membuat warga terpukul karena peristiwa ini terjadi di kawasan yang selama ini dianggap aman. “Semuanya anak lingkungan sendiri. Itu yang membuat warga kaget,” katanya.

Untuk mencegah aksi main hakim sendiri, warga sempat mengamankan terduga pelaku ke balai desa. Tak lama kemudian, tim patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Banjar tiba di lokasi dan membawa terduga pelaku ke Mapolres Banjar guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait jumlah korban serta kronologi lengkap kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, terutama aktivitas yang melibatkan anak-anak.

error: Content is protected !!