Muasal

27 Oktober 1991: Indonesia Melepaskan Kendali atas Timor Timur

×

27 Oktober 1991: Indonesia Melepaskan Kendali atas Timor Timur

Sebarkan artikel ini

Koropak.co.id – Tanggal 27 Oktober 1991 adalah hal yang sangat penting dalam sejarah Indonesia dan Timor Timur, yang menandai peristiwa bersejarah di mana Indonesia secara resmi melepaskan kendali atas Timor Timur dan mengalihkannya ke pemerintahan transisi PBB. 

Peristiwa ini memiliki latar belakang dan konsekuensi yang sangat dalam dalam kisah hubungan antara kedua wilayah tersebut. Sengketa di Timor Timur dimulai sejak era kemerdekaan Timor Portugis pada tahun 1975. 

Pada saat itu, ketidakstabilan politik di Timor Timur menarik perhatian Indonesia, yang mengkhawatirkan kemungkinan wilayah tersebut berubah menjadi negara komunis yang merdeka. 

Dengan dukungan dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat, Indonesia menginvasi Timor Timur pada tahun 1975, yang kemudian diakui sebagai “Penyatuan.” Namun, integrasi ini disertai dengan pelanggaran hak asasi manusia yang serius dan konflik berkepanjangan.

Setelah lebih dari satu dekade konflik yang berlarut-larut dan tekanan internasional yang semakin meningkat, pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto akhirnya memutuskan untuk melepaskan Timor Timur. 

Keputusan ini datang setelah krisis keuangan yang melanda Indonesia pada tahun 1997-1998, yang juga mengguncang perekonomian. Kondisi ini, bersama dengan tekanan internasional yang semakin meningkat, mendorong pemerintah Indonesia untuk menyetujui referendum di Timor Timur.

Baca: Hari Trikora dan Semangat Rakyat Indonesia dalam Pembebasan Irian Barat

Pada tanggal 30 Agustus 1999, sebuah referendum diadakan di Timor Timur, di mana penduduk setempat memiliki hak untuk menentukan nasib mereka sendiri. 

Hasilnya, sebagian besar penduduk memilih untuk merdeka dari Indonesia. Namun, pengumuman hasil referendum ini memicu gelombang kekerasan dan pemindahan paksa yang mengakibatkan ribuan korban jiwa dan kerusakan besar di wilayah tersebut.

Dalam respons terhadap tekanan internasional dan perjuangan berat Timor Timur untuk merdeka, Indonesia setuju untuk melepaskan kendali atas wilayah tersebut. Pada tanggal 27 Oktober 1991, peralihan kekuasaan kepada pemerintahan transisi PBB ditandai dengan pengangkatan Sergio Vieira de Mello sebagai administrator PBB di Timor Timur.

Pembebasan Timor Timur adalah tonggak bersejarah yang sangat penting dalam sejarah Indonesia dan Timor Timur. Peristiwa ini menandai berakhirnya hampir 24 tahun pemerintahan Indonesia di Timor Timur dan memberikan kesempatan kepada penduduk Timor Timur untuk mencapai kemerdekaan yang telah mereka dambakan begitu lama. 

Pembebasan ini juga menciptakan perubahan besar dalam politik Indonesia dan hubungannya dengan komunitas internasional. Pembebasan Timor Timur adalah bukti nyata kemampuan bangsa-bangsa untuk mencapai kemerdekaan dan kedaulatan mereka sendiri. 

Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya dialog, diplomasi, dan kerja sama internasional dalam menyelesaikan konflik dan mengakhiri penindasan. Sejak saat itu, Timor Timur telah menjadi negara yang merdeka yang dikenal sebagai Timor-Leste, dan hubungan antara kedua negara ini terus berkembang.

Baca juga: Dulu Ingin Pisah, Timor Leste Menyesal, Kini Ingin Kembali Ke NKRI

error: Content is protected !!