Seni Budaya

Tari Barong dan Metamorfosis Reog Ponorogo

×

Tari Barong dan Metamorfosis Reog Ponorogo

Sebarkan artikel ini

 

Koropak.co.id – Tahukah kamu bahwa kesenian tradisional yang ada di Bali sangat banyak. Bahkan kesenian-kesenian tersebut juga masih menjadi ciri khas budaya di Bali yang hingga kini terus dilestarikan. Salah satunya adalah Tari Barong.

Tak hanya terkenal unik, Tari Barong juga memiliki sejarahnya yang panjang. Di balik keunikannya, tari Barong memiliki kisah yang unik dan menarik untuk dibahas. Selain memiliki sejarah panjang dan sakral, dalam perkembangannya tari Barong juga dijadikan sebagai tarian hiburan masyarakat.

Sebagaimana dilansir dari Suara Bali, pada umumnya Tari Barong sendiri dilakukan di Pura dan menjadi bagian dari upacara adat keagamaan. Selain itu, beberapa bagian dari tarian ini juga terdapat penampilan atraktif yang mempertontonkan ilmu kekebalan tubuh.

Tak hanya berfungsi sebagai kesenian, Tari Barong juga dipercaya sebagai metamorphosis dan berasal dari Tari Barong Ponorogo atau Reog yang dibawa oleh Raja Airlangga pada saat dirinya mengungsi dan menyelamatkan diri ke Pulau Bali. Selain kesenian tari, dalam pelarian tersebut juga dia turut membawa pengaruh budaya lain, seperti sastra, aksara jawa, serta keagamaan.

Di Bali, Barong Ponorogo pun berubah bentuk serta menyesuaikan dengan cerita masyarakat Bali. Sehingga tarian ini pun kemudian digunakan untuk kegiatan spiritual keagamaan. Sementara itu, bukti pengaruh Tari Barong Bali berasal dari Ponorogo terlihat pada bentuk barong yang tampil tanpa mahkota merak atau kucingan.

 

 

Baca : Barong Nong Nong Kling yang Erat dengan Sejarah Desa Adat Aan Bali

Selain itu juga pada topeng rangda pun turut mendapat pengaruh dari topeng bujang ganong. Di sisi lain, ada pula sekelompok makhluk yang mendalami ilmu kesaktian. Kelompok tersebut disebut warok muda dan warok tua dengan kesakitan yang begitu hebat dan masih terjaga di Ponorogo. Bentuk barong di Bali juga beraneka macam, seperti kepala babi, anjing, gajah dan burung yang mewakili filosofi tersendiri.

Berdasarkan sejarahnya, nama barong sendiri diambil dari bahasa Sansekerta yaitu “bahruang” yang berarti binatang dengan kekuatan gaib dan menjadi pelindung kebaikan. Tari Barong merupakan seni pertunjukan paling terkenal bagi masyarakat Bali disamping Tari Kecak. Tarian ini juga terkenal baik di kalangan wisatawan lokal dan mancanegara.

Jika dilihat secara sekilas, gerakan dan bentuk permainan dari tari barong hampir mirip dengan barongsai yang berasal dari China. Akan tetapi, kedua tarian tersebut tentunya memiliki jalan cerita yang berbeda, dimana tari barong menceritakan barong dan rangda serta tokoh-tokoh lainnya.

Tarian barong juga turut menceritakan kisah yang memberikan nilai-nilai kehidupan, yaitu pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. Sosok baik dalam tarian ini digambarkan melalui barong dengan wujud makhluk buas berkaki empat yang gerakannya dikendalikan oleh dua orang penari. Sedangkan kejahatan diperankan oleh Rangda yang berwujud perempuan menyeramkan dengan dua taring tajam dan besar pada mulutnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

error: Content is protected !!