Seni Budaya

Tari Soya-Soya dan Militansi Rakyat Ternate

×

Tari Soya-Soya dan Militansi Rakyat Ternate

Sebarkan artikel ini

 

Koropak.co.id – Soya-Soya merupakan seni tradisi tari rakyat dari Maluku Utara. Diketahui, tarian soya-soya ini tercipta pada masa Sultan Baabullah (Sultan Ternate Ke-24) dari Kesultanan Ternate, untuk mengobarkan semangat pasukan pasca-tewasnya Sultan Khairun pada 25 Februari 1570.

Dilansir dari warisanbudaya.kemdikbud.go.id, pada saat itu, tarian soya-soya dimaknai sebagai perang pembebasan dari Portugis hingga jatuhnya pada tahun 1575.

Pada masa itu, para penari akan menampilkan sebuah tarian yang lincah dimana merefleksikan gerak menyerang, mengelak dan menangkis. Untuk jumlah penari soya-soya sendiri tidak ditentukan, bisa hanya empat orang atau bahkan hingga berjumlah ribuan penari.

Sementara itu, dikutip dari bobo.id, berbicara mengenai sejarahnya, tarian ini sudah ada sejak masa Kesultanan Ternate dibawah kepemimpinan Sultan Baabullah yang saat itu memimpin sejak 1570 hingga 1583.

Dalam bahasa Maluku, nama Soya-Soya ini berarti pantang menyerah dan memiliki makna sebagai tarian penjemputan. Tari Soya-Soya juga diketahui termasuk dalam kelompok tarian perang sebagaimana berasal dari latar belakang terciptanya tarian.

Sejarah tarian Soya-Soya tersebut berawal pada saat terjadinya penyerbuan ke markas Portugis yang dilakukan oleh rakyat Ternate yang dipimpin oleh Sultan Baabullah.

Tujuan dari penyerbuan yang dilakukan itu tidak hanya untuk melakukan penyerangan saja, akan tetapi juga untuk menjemput jenazah ayah Sultan Baabullah, yaitu Sultan Khairun yang dijebak oleh Portugis.

Meskipun pada awalnya tarian ini berakar dari penyerbuan dan penjemputan yang dilakukan oleh rakyat Ternate, namun makna tarian kemudian berubah menjadi bangkitnya perjuangan rakyat Kayoa, Maluku Utara untuk melawan penjajah Portugis di akhir abad 16.

 

 

Baca : Caci, Tradisi Adu Cambuk Kejantanan Pemuda di Flores NTT

Dikarenakan sejarah tarian inilah, tarian Soya-Soya pun akhirnya dianggap sebagai penyemangat masyarakat Ternate mengenai kebangkitan. Selain itu, tari Soya-Soya yang mempunyai nilai kepahlawanan ini juga menjadi pengingat mengenai perjuangan rakyat Ternate dan Kayoa dalam mengusir penjajah.

Untuk gerakan dari tari Soya-Soya ini lebih banyak dilakukan pada gerakan kaki yang lincah, cepat, dan penuh energi. Makna di balik gerakan kaki pada tarian tersebut adalah untuk menunjukkan semangat yang dimiliki oleh pasukan Sultan Baabullah yang menyerbu markas Portugis untuk menjemput pemimpinnya.

Selain itu, gerakan penuh semangat ini juga turut menunjukkan bahwa mereka pantang menyerah dalam melakukan penyerbuan. Sedangkan untuk gerakan lain dalam tarian ini, lebih mirip dengan gerakan ketika akan berperang, yaitu menyerang, menangkis, dan mengelak.

Dalam tari Soya-Soya, tidak ada jumlah pasti peserta yang melakukan tarian ini, namun biasanya dibawakan oleh lebih dari tiga orang pria dan pesertanya berjumlah ganjil. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan jumlah pasukan yang awalnya genap oleh pemimpin pasukan.

Meskipun jumlah pesertanya tidak pasti, akan tetapi jika semakin banyak peserta tari Soya-Soya, maka tarian ini pun akan semakin menunjukkan semangat, layaknya seperti akan melakukan penyerbuan.

Ketika berperang, para pasukan akan membawa berbagai senjata untuk menyerang maupun membela diri. Para penari yang melakukan tarian Soya-Soya juga diketahui membawa berbagai atribut seperti pasukan perang, mulai dari pedang atau ngana-ngana, bambu, dan perisai kayu yang disebut salawaku.

Saat menari, para penari juga akan mengenakan seragam khusus, yaitu pakaian berwarna putih dengan kain berwarna merah yang disilangkan di dada. Tak hanya itu saja, para penari pun akan menggunakan ikat kepala berwarna kuning yang disebut juga Taqoa, sebuah simbol penting bagi prajurit perang Ternate.

Seiring perkembangan budaya dan zaman yang semakin maju, saat ini tarian Soya-Soya pun menjadi tarian yang dipertunjukkan untuk menyambut tamu penting yang berkunjung ke Ternate.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

error: Content is protected !!