Memoar

Mengenang Eko Londo, Maestro Humor Srimulat yang Berpulang pada Usia 66 Tahun

×

Mengenang Eko Londo, Maestro Humor Srimulat yang Berpulang pada Usia 66 Tahun

Sebarkan artikel ini

Koropak.co.id – Panggung seni Tanah Air meratap kehilangan seorang maestro humor, Eko Untoro Kurniawan, atau akrab disapa Eko Londo dari kelompok Srimulat. 

Eko Londo menghela nafas terakhirnya di usia 66 tahun, setelah melewati rentetan perawatan intensif selama hampir satu bulan di RSUD Dr. Soetomo, akibat kecelakaan tunggal yang menimpanya.

Kabar duka ini disampaikan oleh sahabat karibnya, Heri Suryono alias Cak Suro, yang mengungkapkan bahwa Eko Londo mengalami penurunan kondisi pada pukul 01.06 WIB sebelum akhirnya menutup mata untuk selamanya.

“Innalillahi wainnalillah hirojiun. Telah meninggalkan kita saudara kita, Eko Kuncoro atau Cak Eko Londo, pagi ini, Jumat, pukul 07.30 WIB,” ucap Cak Suro.

Pemakaman Eko Londo akan dilangsungkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kembang Kuning, Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (24/11/2023) pukul 15.00 WIB.

Baca: Taufik Abdullah: Mencapai Integritas Intelektual melalui Bacaan

Eko Londo, yang terlahir dengan nama Ong Lie Oen atau Eko Untoro Kurniawan, melihat matahari pertama kali di Surabaya pada bulan Agustus 1957. Sebagai keturunan Tionghoa dan Belanda, Eko adalah buah hati dari Ong Hwa Tjo dan Andreana Helena Kohen.

Kecintaannya pada grup lawak Srimulat sudah tertanam sejak masa kecil, membawa perjalanan hidupnya ke alur yang menakjubkan di dunia seni. Pada tahun 1980, upaya Eko untuk bergabung dengan Srimulat ditolak oleh sang pendiri, Teguh, yang merasa paras tampannya tak sesuai dengan citra kocak Srimulat waktu itu.

Eko Londo pun memilih merambah seni ludruk dan bergabung dengan Ludruk Gelora bersama Jalal dan Cak Tohir. Namun, hasrat untuk berpentas di panggung Srimulat tetap membara. Pada 1984, Eko Londo akhirnya meraih impian itu dan menjadi salah satu pilar humor Srimulat.

Sebelum tahun 1989, Eko Londo juga menjelajahi dunia televisi nasional, TVRI, dengan julukan baru sebagai Eko Tralala. Kisahnya dalam dunia seni membuktikan bahwa keceriaannya adalah sejarah hidup yang penuh tawa dan kehangatan bagi penggemar setianya. Selamat jalan, Eko Londo, maestro humor yang akan selalu dikenang.

Baca juga: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Sarwendah Kongtesha Guru Muda yang Mengajar di Wilayah Tertinggal

error: Content is protected !!