Muasal

Mengenang Tragedi Jebolnya Tanggul Situ Gintung

×

Mengenang Tragedi Jebolnya Tanggul Situ Gintung

Sebarkan artikel ini

Koropak.co.id – Pada tanggal 27 Maret 2009, tanggul Situ Gintung di Kota Tangerang Selatan, Banten, mengalami kerusakan parah akibat hujan deras yang berlangsung selama lima jam. 

Situ Gintung, sebuah danau buatan kecil yang terletak di Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, mengalami kejadian dramatis yang menelan korban jiwa dan merusak pemukiman warga di sekitarnya.

Tanggul ini awalnya dibangun oleh Belanda pada tahun 1932-1933 dan memiliki fungsi sebagai pengendali banjir danau. Namun, jebolnya tanggul tersebut menyebabkan banjir yang menyerupai tsunami, merusak sebagian besar wilayah seluas 10 hektar di Cirendeu. 

Pemukiman warga di Kampung Poncol dan Kampung Gintung menjadi sasaran utama banjir tersebut. Lebih dari 300 rumah mengalami kerusakan serius hingga hancur total, meninggalkan dampak yang melumpuhkan bagi penduduk setempat. 

Tragisnya, kejadian ini menelan korban jiwa sebanyak 99 orang. Banjir juga merusak Perumahan Bukit Pratama dan Perumahan Cirendeu Permai yang berada di tepi Kali Pesanggrahan.

Baca: Mengenang Tragedi Gempa dan Tsunami Mematikan di Biak Numfor 1996

Dampak dari jebolnya tanggul sangat terlihat dengan menurunnya kedalaman air di situ, hampir habis terkuras, dan hanya tersisa cekungan kecil di dasar situ sebagai tanda sisa air yang tersisa. 

Kejadian ini menunjukkan betapa rentannya infrastruktur tua terhadap cuaca ekstrem, serta dampak yang menghancurkan bagi masyarakat yang terkena dampaknya.

Faktor penyebab bencana ini meliputi kondisi tanggul yang sudah tua dan rapuh, faktor eksternal seperti hujan deras yang berkepanjangan, dan faktor manusia seperti pembangunan di sekitar tanggul dan pembabatan hutan. 

Sebelum kejadian ini, sudah ada tanda-tanda kerusakan yang terlihat, namun upaya rehabilitasi dan pengerukan danau terhenti sebelum selesai, meningkatkan risiko terjadinya bencana.

Baca juga: Mengenang Tragedi Banjir Jakarta 2007: Sistem yang Terhuyung

error: Content is protected !!