Koropak.co.id – Pada tanggal yang bersejarah bagi warga Perancis, 26 Mei, pintu perdana lift menara Eiffel dibuka untuk umum. Sebuah momen yang ditunggu-tunggu sejak pembangunannya.
Terpatri dalam ingatan pada tahun 1889, warga Perancis membanjiri menara ikonik tersebut untuk merasakan sensasi menaiki ketinggian yang megah.
Menara Eiffel, sebuah monumen dari besi yang megah, menjulang gagah di Champ de Mars tepat di tepi Sungai Seine di Paris. Lebih dari sekadar struktur, menara ini telah menjadi ikon global Perancis, merayakan kekuatan dan keindahan teknologi serta keunikan arsitektur.
Pada 31 Maret 1889, Menara Eiffel dirayakan dengan penuh kebanggaan oleh sang arsitek, Gustave Eiffel, dan para pejabat pemerintah.
Baca: Peresmian Menara Eiffel: Momen Bersejarah di Paris
Namun, perjalanan menuju pembukaan tidaklah mudah. Pengunjung harus menempuh perjalanan berjalan kaki selama lebih dari satu jam karena lift belum beroperasi.
Dalam sendratari Ronteg Singo Ulung, sosok Kiai Singo digambarkan sebagai seekor singa putih dengan kepala berbentuk topeng barong berbahan kayu. Sementara seluruh tubuhnya terbuat dari karung plastik putih yang dirumbai.
Meskipun perjuangan untuk mencapai puncak, pengunjung terus berdatangan. Tiket berharga yang wajar dan fasilitas yang berkualitas membuat pengalaman menaiki menara ini tak terlupakan. Dari pemandangan yang menakjubkan hingga kegiatan menyenangkan, Menara Eiffel menyajikan pesona yang tiada tara.
Menara Eiffel bukan hanya monumen fisik, tetapi juga cerminan dari kekuatan, keindahan, dan daya tarik Perancis. Meskipun pernah berada di ambang pembongkaran, menara ini akhirnya menjadi bagian tak terpisahkan dari langit-langit Paris, menceritakan kisahnya yang tak lekang oleh waktu.
Baca juga: Gedung Capitol Sukabumi: Jejak Megah Hindia Belanda yang Terlupakan











